Song of Aria - Rain

6:38 PM fe 0 Comments



Selamat datang kembali di blog ini dan selamat menikmati cerita yang disajikan. Untuk cerita kedua ini akan dihadirkan kembali karya dari Rain, semoga kamu semua suka.
Kali ini dengan genre yang sama, Rain mengajak kamu melihat kehidupan seorang pria bernama Erland yang merasa gila akan sesuatu. Rasa penasarannya yang besar dan juga tantangan yang diberikan seorang pemain piano misterius yang suka seenaknya dimatanya membuat dirinya yang lain terusik. Kalau begitu, baca dulu sinopsis berikut sebelum lanjut ke serinya ya…
·         Title       : Song of Aria
·         Author   : Rain
·         Type       : Song of Aria (#1, #2, #3)
·         Example : Song of Aria #1 – Rain
·         Genre    : Romance, Mystery



SINOPSIS
SONG OF ARIA
“Kamu akan kalah!”
Bukan hal yang bijak mengatakan kalimat itu pada Erland. Tapi ia sangat tidak terima sekaligus penasaran jika yang mengatakannya adalah seorang gadis yang tersenyum padanya. Satu kalimat itu menghentaknya dan membuatnya bertanya-tanya kenapa gadis ini sangat percaya diri mengatakannya?
Semua orang tahu kalau pria itu seperti apa dulunya. Ia seorang pemberontak, seorang anak jalanan, seorang petarung, dan seorang pemabuk. Ia membentuk karakter dirinya dari kerasnya hidup kalangan bawah. Ia bergabung dengan sekelompok pencuri dan petarung jalanan hanya demi lari dari keluarganya. Ia mengganti namanya dan memuaskan diri untuk menjadi liar. Ia hampir membunuh orang. Ia kuat dan ditakuti tapi sekaligus menawan dan angkuh. Iblis kecil itu bermain hanya untuk menang.
Tapi ayahnya kembali memutar hidupnya, mengendalikannya, dan juga menyelamatkannya dari jeratan hukum. Ia kembali kehidupnya yang normal yang penuh aturan dan norma keluarga bangsawan kaya. Di sini tempatnya, dunia yang akan selalu menjadi miliknya hanya karena dia pewarisnya. Ia kembali, tak mempertanyakan apapun lagi selain patuh pada perintah. Ia merasa bagai boneka hidup yang dikekang sebelum akhirnya pindah ke Amerika dan menjalankan semua pendidikannya hingga usai.
Dibalik topeng sopan santun Erland, ia tidak menyangka kalau sisinya yang lain akan tertarik keluar oleh seorang pemain piano misterius aneh, tukang berontak, tukang ancam, dan selalu merasa bisa menang disegala situasi.
Sebuah musik yang sangat mengusik yang dimainkan gadis itu membuat Erland terusik dan menginginkan musiknya. Namun ia juga tidak menyangkal kalau dia begitu penasaran dengan gadis itu.
“Kamu akan kalah” adalah salah satu hal yang tidak diinginkan Erland terjadi lagi dalam hidupnya apalagi gadis misterius yang akhirnya tiba-tiba menghilang itu membuat Erland berubah jadi gila.
Benarkah mereka pernah bertemu? Berbincang? Bertengkar?
Atau pertemuan itu hanya ilusi?

You Might Also Like

0 comments: